Sejarah dan Tips: Mengunjungi ikon wisata Indonesia, Candi Borobudur

Apakah anda sedang mencari destinasi baru untuk berwisata? Candi Borobudur adalah jawaban untuk anda yang menginginkan wisata budaya, anda bisa mengetahui betapa hebatnya kebudayaan kita di zaman dahulu kala. Anda patut berbangga karena menjadi bagian dari negara Indonesia.  Kita tentunya tahu bagaimana keberagaman yang ada di Indonesia ini, baik itu budaya,adat,ras dan agama.

Candi Borobudur ini adalah salah satu candi terbesar di dunia. Letaknya berada di Magelang provinsi Jawa Tengah dengan luas kurang lebih sekita 40km. Candi Borobudur juga masuk dalam 7 keajaiban dunia, dan menjadi candi tertua karena dibangun pada th 700-800 masehi, jauh sebelum dibangunnya Angkor Wat di Kamboja. Yuk cari tahu lebih dalam dulu mengenai ikon wisata Indonesia yang satu ini.

Sejarah Candi Borobudur

Candi Borobudur Indonesia

Candi Borobudur dibangun oleh penganut Buddha Mahayana di tahun 700-800 masehi. Candi ini dibangun pada masa Dinasti Syailendra. Hal ini dibuktikan dengan adanya bukti aksara yang ada pada prasasti peninggalan yang terukir pada salah satu candi, yaitu Karmawibhangga. Proses pembangunan candi sendiri memerlukan waktu kurang lebih antara 75-100 tahun.

Candi ikon Indonesia ini baru rampung 100% pada masa pemerintahan Samaratungga di tahun 823 Masehi. Arti dari nama Borobbudur sendiri yaitu, pada masanya Borobudur adalah dua istilah yang digabungkan, yakni istilah Bara dan Budur. Bara berarti makam, budur berarti atas. Borobudur adalah makam yang terletak diatas bukit.

Menurut sejarahnya, Candi Borobudur pada awal pembangunannya direncanakan akan dibuat menjadi satu stupa besar. Namun, karena pertimbangan mengenai stupa besar dan berat akan membahayakan nantinya, maka stupa besar tadi dibongkar dan di desain ulang menjadi sebuah stupa induk beserta 3 barisan stupa kecil.

Pembangunan Candi Borobudur dibagi dalam empat tahap yaitu, Tahap pertama yaitu dengan meletakan fondai dasar pertama candi di atas bukit, lalu meratakan bukit dengan tanah. Kemudian menjadi undakan tanah. Masuk ke tahap kedua yaitu penambahan dua undakan kemudian pagar lingkan. Dan tahap ketiga terjadi perubahan desain yang menjadikan stupa kecil dibangun melingkar dan stupa induk dibongkar dan dibangun ulang menjadi tiga stupa lingkaran. Di tahap ketiga inilah terjadi perubahan besar karena mengingat stupa yang terlalu besar. Tahap ke empat yaitu finishing saja.

Masuknya agama islam di abad ke 15 membuat candi ini dilupakan. Saat pemerintahan Hindia Belanda mengambil alih Indonesia, Thomas Raffles pada tahun 1800an ingin mempelajari lebih dalam mengenai budaya Jawa,ia mengutus H,C Cornelius untuk mencari tahu dimana letak persis dari Candi Borobudur ini. Dalam kurun waktu dua bulan, Cornelius pun dapat menemukan. Pada tahun 1900 masehi dilakukan pemugaran Candi Borobudur. Pemugaran berupa perubahan sistem drainase dan pembuatan taman-taman di sekitar Candi.

Akses Ke lokasi

Rute Bandara Adisutjipto – Borobudur [Langsung]

Dari Bandara Adisutjipto – Borobudur dilayani oleh bus DAMRI. Penjualan tiket bus DAMRI ini terletak dekat area parkir utara bandara.

Rute:Bandara Adisutjipto – Magelang (turun di Pertigaan Palbapang lalu dijemput shuttle bus ke Borobudur)
Armada:Microbus Isuzu Elf ber-AC dengan 11 seats
Medium bus ber-AC dengan 21 seats
Jam operasional:07.00 – 21:00
Jadwal berangkat:setiap jam
Tiket:Rp75.000
Waktu tempuh:1,5 jam

Rute BackPacker

Ada 2 bus reguler yang melayani rute Terminal Giwangan (dan Jombor) ke Borobudur, yaitu Cemara Tunggal (11 unit) dan Ragil Kuning (5 unit). Biasanya ada tulisan Jogja – Jombor – Borobudur di kaca samping bus.

Rute:Terminal Giwangan – Terminal Jombor – Terminal Muntilan – Terminal Borobudur
Armada:Microbus non-AC dengan 27/28 seats
Jam operasional:05:00 – 20:00
Jadwal berangkat:setiap 30-45 menit
Tarif:Rp20.000 untuk orang lokal
Rp30.000 untuk wisatawan asing
Waktu tempuh:2 jam

Anda juga bisa menaiki motor atau mobil dengan jarak tempuh sekitar satu jam dari kota Jogja. Dari kota Semarang anda cukup menempuh jarak dengan 2 jam saja untuk sampai ke lokasi. Di sekitar Candi http://borobudurvirtual.id/borobudurpedia/terdapat andong yang akan membantu anda mengelilingi kompleks Candi Borobudur. Jangan khawatir, di sekitar Borobudur, anda dapat menemui hotel-hotel dari yang murah hingga mahal.

Objek wisata di Candi Borobudur

Apa saja yang bisa anda temui saat berkunjung ke Candi borobudur? Berikut kami ulas untuk anda.

  • Candi Mendut
  • Candi Pawon
  • Museum Borobudur
Karmawibhangga Museum Candi Borobudur

Sudah saatnya kita mengambil tindakan untuk melestarikan kebudayaan Indonesia. Yuk masukkan Candi Borobudur dalam list where-to-travel anda.

AreaIndonesia.com - 4 Oktober 2020

Reader Interactions

Tinggalkan Komentar

Terima kasih telah memilih untuk meninggalkan komentar. Harap diingat bahwa semua komentar dimoderasi sesuai dengan kebijakan komentar kami, dan alamat email Anda TIDAK akan dipublikasikan.